Ditulis oleh: Revani Meiliana
Bogor, Reva News – Sarapan
menjadi pondasi utama untuk menjalani aktivitas sehari-hari agar tetap fokus
dan bertenaga. Bagi para pencinta kuliner legendaris, Doclang Pak Odik menjadi
salah satu pilihan sarapan yang tidak boleh dilewatkan saat berada di Bogor.
Doclang sendiri merupakan makanan
khas Bogor yang terbuat dari lontong yang dibungkus daun patat, dicampur dengan
tahu setengah matang, kentang rebus, telur, disiram bumbu kacang khas, dan
ditaburi kerupuk. Sekilas mirip ketoprak, namun bumbu dan aromanya berbeda,
membuatnya punya ciri khas tersendiri.
Berdiri sejak tahun 1980-an,
Doclang Pak Odik awalnya dijajakan secara keliling di wilayah Ciomas, Gunung
Batu, dan Pasir Kuda. Pada 1995, warung permanen dibuka di Jalan Pasir Kuda
No.23, RT.01/RW.03, Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat,
sehingga pengunjung lebih mudah menikmati doclang legendaris ini.
Pendiri atau pemilik dari Doclang
ini, Bapak Odik, telah meninggal pada tahun 2012 silam. Meski demikian, rasa
dan cita rasanya masih sama, dan keaslian bumbu khasnya tetap dipertahankan
hingga saat ini.
Ismail, putra almarhum Pak Odik,
menceritakan bahwa resep turun-temurun tetap dijaga agar rasa doclang tidak
berubah.
“Hari Senin sampai Jumat kami
bisa menjual 150 porsi, sedangkan hari Sabtu, Minggu, atau hari libur bisa
sampai 300 porsi,” ujar Ismail.
Ia menambahkan, “Kelebihan
doclang Pak Odik adalah kacangnya disangrai tanpa minyak, dipilih yang ukuran
super 8 mm, dan lontongnya dibungkus daun pisang besar. Semua ini membuat
rasanya tetap nikmat dari dulu hingga sekarang,” ungkapnya kembali.
Bagi pengunjung setia, cita rasa
doclang Pak Odik selalu membangkitkan nostalgia. Ayu Febriani, salah satu
pelanggan yang sudah langganan sejak lama, mengaku
“Saya sudah makan doclang ini
sejak kecil. Rasanya selalu enak dan tidak pernah berubah. Terlebih kalau makan
di tempat, tempatnya nyaman, rasanya enak bikin ketagihan,” ungkapnya.
Satu porsi doclang dijual dengan
harga terjangkau, mulai Rp10.000 per porsi, atau Rp13.000 jika ditambahkan
telur. Warung buka setiap hari pukul 07.00–14.00 WIB, strategis di pinggir
jalan sehingga mudah diakses.
Dengan resep tradisional, bumbu
kacang yang lembut, serta lontong yang dimasak selama 12 jam, Doclang Pak Odik
tetap menjadi sarapan legendaris yang diminati warga lokal maupun wisatawan
dari Jakarta, Depok, Bekasi, hingga Tangerang.
Selain itu pelanggannya banyak
juga yang berasal dari pesohor, seperti Mat Solar, Bondan Winarno, Nani Wijaya,
Desy Ratnasari, Syahrul Gunawan, Vina Panduwinata, Sujudi, M.S. Kaban, Bima
Arya, Usmar Hariman dan Ismail Uka Uka.
Bagi siapa saja yang ingin menikmati sarapan pagi yang nikmat, legendaris, dan murah meriah, Doclang Pak Odik menjadi pilihan tepat untuk memulai hari dengan energi dan rasa bahagia. RM
doclangnya mantap polll🤩
BalasHapusiyaa kakak🤩
Hapus