Bogor, Reva News – Suasana meriah menyelimuti Kampung Cibogel, RT 04 RW 13, Desa Kota Batu, Ciomas, Bogor, Sabtu malam (23/08/2025). Ribuan warga memadati lapangan untuk menyaksikan malam puncak pentas seni HUT RI ke-80. Panggung megah dengan dekorasi tanaman, lampu warna-warni, dan video tron dipersembahkan GREAT 04 (Gerakan Remaja RT 04), komunitas pemuda yang rutin memeriahkan kemerdekaan setiap tahun.
Persiapan Panitia dan Dukungan Warga
Sejak beberapa pekan, panitia
yang terdiri dari puluhan pemuda RT 04 melakukan rapat, pemasangan panggung,
dekorasi, hingga menentukan urutan penampilan. Dukungan warga pun besar, mulai
dari konsumsi, tempat latihan, hingga tenaga saat pemasangan.
Ketua Panitia, Muhamad Saripudin,
menyebut antusiasme peserta jadi motivasi.
“Pendaftar penari hanya sepuluh ribu rupiah, sudah dapat snack dan dokumentasi. Tahun ini ada 31 penari, dari anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu. Semangat mereka bikin kami juga maksimal,” ujarnya.
Inovasi yang Terus Berkembang
Wakil Ketua GREAT 04, Muhammad
Sirozudin, menyampaikan bahwa acara malam puncak sudah menjadi agenda tahunan,
namun setiap tahun pihak panitia selalu berusaha menghadirkan inovasi.
“Tahun lalu dekorasi panggung
masih sederhana, cuma pakai banner. Tahun ini, alhamdulillah bisa pakai video
tron. Salah satu usaha kita supaya acara terus meningkat kualitasnya,”
jelasnya.
Hadirnya video tron menjadi salah satu penanda perubahan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, memberikan pengalaman baru bagi warga.
Acara Dibuka dengan Sambutan Tokoh Masyarakat
Acara dimulai pukul 20.30 WIB
setelah hujan reda. MC formal, Revani Meiliana dan Muhammad Bayu Husen, membuka
acara dengan menyapa warga.
Sambutan hadir dari Lurah Desa
Kota Batu Ratna Wulansari, Ketua RW 13 Yan Rachmat Hidayat, Ketua RT 04 Asep
Burhan, Ketua Keamanan RW 13 Endang Suratman, Ketua Pemuda RT 04 Didin
Syarifudin, serta pengurus GREAT 04.
Lurah Desa Kota Batu, Ratna
Wulansari, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia.
“MasyaAllah, dari tahun ke tahun
GREAT 04 selalu tampil luar biasa, warga juga selalu antusias memeriahkan
acara. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk mempererat kebersamaan
kita,” ujarnya.
Ketua RW 13 Yan Rachmat Hidayat
juga menuturkan harapannya.
“Saya selalu bangga dengan pemuda RT 04. Setiap tahun mereka berhasil bikin acara yang nggak kalah sama tingkat desa. Semoga ke depan pemuda bisa lebih kompak, bahkan bisa kolaborasi sama RT lain biar acaranya makin besar dan makin spektakuler,” katanya.
Ragam Penampilan dan Kreativitas Panggung
Setelah sesi sambutan, sesi
hiburan dipandu Mahda, ikon GREAT 04, dengan kostum cosplay “Sang Dewi”. Ia
mengaku selalu semangat menjadi MC karena antusias warga.
“Dari semua RT di RW 13, yang
paling rame dan paling meriah ya cuma GREAT 04. Sampe tengah malam pun warganya
nggak bubar,” kata Mahda.
Pertunjukan pembuka diisi oleh
paduan suara ibu-ibu yang menghadirkan nyanyian penuh kekompakan. Salah satu
anggotanya, Agustina Hernawati, mengungkapkan bahwa persiapan sudah dilakukan
jauh-jauh hari.
“Kami latihan udah hampir dua
bulan sebelum tampil. Capek sih, tapi kalau udah tampil begini, semua
terbayar,” ucapnya.
Berbagai penampilan kemudian
hadir secara bergantian, mulai dari tari anak-anak, dance modern, jaipongan,
hingga atraksi pencak silat. Marsel, salah satu penampil silat, turut
memberikan komentarnya.
“Saya pernah juara 2 silat
tingkat Jabodetabek, juara 2 Botani Cup Jawa Barat, dan juara 1 Depok
Championship tingkat nasional. Malam ini rasanya beda, karena tampil di depan
tetangga sendiri lebih bikin deg-degan,” ungkapnya.
Selain itu, panitia juga ikut
tampil dengan berbagai konsep kreatif. Dari cosplay parodi, penampilan ala NDX
AKA, hingga Operet yang sudah menjadi ciri khas setiap tahunnya.
Fitra Akbari, salah satu panitia
yang ikut tampil, berbagi pengalamannya.
“Capek sih harus ganti-ganti kostum, make up, terus joget di panggung, tapi karena rame-rame jadi seru. Panitia sengaja bikin konsep beda biar warga nggak bosen. Cosplay bencong, gaya metal NDX AKA, sampe Operet yang kocak. Capek nya terbayar pas liat warga ketawa,” tuturnya.
Antusias Warga Hingga Larut Malam
Warga terus memadati area acara
hingga dini hari. Salah satu warga, Entin Supriatin, menyampaikan alasannya
tetap bertahan hingga akhir acara.
“Saya betah nunggu sampe tengah
malam. Soalnya operet panitia itu nggak pernah gagal bikin ketawa," katanya.
Sekitar pukul 02.00 WIB, acara
ditutup dengan operet puncak. Lagu “Sampai Jumpa” diputar, panitia naik ke
panggung untuk saling bersalaman.
Ketua Keamanan RW 13, Endang
Suratman, mengungkapkan kesannya.
“Saya terharu lihat semangat
pemuda GREAT 04. Semoga ke depan makin sukses, dan warga pun terus senang
dengan acara seperti ini,” ujarnya.
Acara malam puncak HUT RI ke-80
di RT 04 RW 13 Ciomas berlangsung lancar dengan partisipasi penuh warga. Rangkaian
kegiatan mulai dari persiapan, sambutan, hingga hiburan berlangsung tertib
dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. Gotong royong dan kreativitas pemuda
menjadi kunci sukses terselenggaranya acara. RM
Keren
BalasHapusterima kasih kaak🙏🏻😊
Hapuskeren great masuk berita
BalasHapusmasyaallah, terima kasih kaak🙏🏻😊
Hapus