Ditulis oleh: Revani Meiliana
Bogor, Reva News – Peresmian akses pejalan kaki baru menuju Stasiun Bogor di Jalan Mayor Oking, Senin (1/9/2025), langsung disambut beragam reaksi dari masyarakat yang setiap hari beraktivitas di kawasan tersebut. Bagi mereka, jalur baru ini bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan bagian dari kebutuhan harian yang sudah lama ditunggu.
Fatimah (26), seorang pegawai swasta yang setiap hari menggunakan KRL Bogor–Jakarta, mengaku lega dengan adanya akses baru ini. Menurutnya, selama ini pejalan kaki kerap kesulitan menyeberang karena jalur yang sempit dan kurang aman.
“Kalau pagi itu rebutan sama motor dan angkot, kadang harus lari-lari biar nggak kena serempet. Sekarang lebih enak, ada zebra cross dan trotoarnya juga lebih lebar,” ujarnya kepada Reva News.
Bukan hanya pengguna KRL, pedagang di sekitar Jalan Mayor Oking pun merasakan dampaknya. Yudi (35), penjual minuman ringan, menilai jalur baru ini membuat arus pejalan kaki lebih teratur dan ramai melewati lapak dagangannya.
“Biasanya orang nyebrang sembarangan, bikin macet dan sering bikin saya susah jualan. Sekarang jadi lebih rapi, pembeli juga lebih gampang mampir,” kata Yudi.
Meski begitu, tukang ojek pangkalan di sekitar stasiun mengaku masih ada pekerjaan rumah yang perlu dibereskan. Menurut Jajang (47), pengemudi ojek yang sudah 15 tahun mangkal di Stasiun Bogor, penataan jalur angkot dan area halte harus segera ditertibkan agar tidak menimbulkan kemacetan baru.
“Bagus sih ada jalur pejalan kaki, tapi kalau angkot masih ngetem seenaknya, sama aja. Penumpang juga jadi bingung mau lewat mana,” tegasnya.
Fakta lain datang dari pengamatan langsung di lapangan. Meski akses pejalan kaki terlihat lebih tertata, sejumlah kendaraan roda dua masih sering melintas di trotoar, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Kondisi ini membuat warga khawatir jalur baru yang seharusnya aman tetap berpotensi membahayakan pejalan kaki.
Dengan tambahan jalur ini, masyarakat berharap pemerintah tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Mereka menginginkan pengawasan dan penertiban yang konsisten, sehingga kawasan stasiun benar-benar nyaman, aman, dan bisa menjadi wajah Kota Bogor yang membanggakan. RM