Ditulis oleh: Revani Meiliana
Bogor, Reva News –
Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di sekitar Stasiun Bogor memilih tetap
bekerja pada Rabu (17/9/2025), saat ribuan driver ojol lain menggelar aksi
unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jakarta.
Bagi mereka, mencari nafkah
dianggap lebih penting ketimbang ikut turun ke jalan. Salah satunya disampaikan
oleh Ali (40), pengemudi ojol yang biasa mangkal di Halte Shelter GoRide
Stasiun Bogor.
“Saya tetap narik aja. Buat apa
ikut demo kalau ujungnya enggak pasti, malah bikin kericuhan. Yang penting saya
bisa bawa pulang uang buat anak istri. Kalau kerja, hasilnya langsung terasa,”
ujar Ali saat ditemui Reporter Reva News di kawasan Stasiun Bogor, Rabu siang.
Ali mengaku tidak keberatan bila
ada rekan-rekan yang ikut aksi, namun ia berharap kegiatan tersebut tidak
mengganggu pengemudi lain yang tetap mencari nafkah.
“Kalau saya sih lebih baik jalan
terus. Yang penting bisa bawa pulang uang. Demo boleh saja, tapi jangan sampai
bikin kita yang kerja jadi susah,” tambahnya.
Sementara itu, Taufik (35),
pengemudi lain di kawasan stasiun, mengaku khawatir aksi demo justru membuat
penumpang enggan menggunakan ojol. Menurutnya, setiap kali ada aksi massa,
pesanan cenderung menurun karena penumpang memilih moda transportasi lain.
“Kalau ada demo, penumpang
biasanya waswas. Banyak yang batalin order atau pindah ke transportasi lain
biar lebih aman. Jadi kalau ikut demo, rugi dua kali, enggak ada pemasukan,
penumpang juga kabur,” jelasnya.
Ia menambahkan, bagi driver,
keamanan di jalan jauh lebih penting. Dengan tetap bekerja, ia merasa lebih
tenang dan tidak ikut terlibat dalam situasi yang berpotensi ricuh.
“Kita ini kan cari nafkah, jadi
sebisa mungkin hindari hal-hal yang bikin repot. Kalau aman kerja, penumpang
juga nyaman,” ucap Taufik.
Pantauan Reva News hingga Rabu
sore, mayoritas driver ojol di sekitar Stasiun Bogor tetap beroperasi normal.
Mereka masih melayani penumpang maupun pesanan antar makanan, meski situasi di
Jakarta ramai oleh aksi unjuk rasa. RM